Rekam Jejak Digital | Panipahan, 12 April 2026 — Pemuda Panipahan, Siin Rajawali yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Rokan Hilir (Rohil), angkat bicara terkait pernyataan Humas Polda Riau Zahwani Pandra Arsyad berjudul *“Kapolda Riau Imbau Masyarakat Pelaku Perusakan Menyerahkan Diri Usai Aksi di Panipahan”* yang dirilis pada 11 April 2026.
Dalam pernyataan resminya, Siin meminta agar Kapolda Riau tidak mengambil langkah gegabah dalam melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat sipil di Panipahan. Ia menilai, pendekatan yang hanya berfokus pada penindakan terhadap aksi masyarakat tanpa melihat akar persoalan justru berpotensi memperkeruh keadaan.
Menurutnya, tindakan anarkisme yang terjadi dalam aksi jilid 2 dan 3 tidak muncul begitu saja, melainkan merupakan akumulasi dari keresahan masyarakat yang selama ini merasa persoalan peredaran narkoba di Panipahan tidak pernah dituntaskan secara serius.
“saya tegaskan Kapolda Riau tidak hanya fokus mencari-cari kesalahan masyarakat sipil namun melupakan akar masalah yang sesungguhnya,” tegas Siin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peredaran narkoba yang kian merajalela di wilayah Rokan Hilir harus menjadi perhatian utama aparat penegak hukum. Ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat di tingkat daerah.
Untuk itu, Siin secara tegas mendesak Kapolda Riau agar mencopot Kapolres Rokan Hilir, yang menurutnya turut bertanggung jawab atas tidak terkendalinya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Ia berharap, langkah tegas terhadap akar persoalan dapat menjadi solusi nyata dalam meredam keresahan masyarakat serta mencegah terulangnya aksi-aksi serupa di masa mendatang.



Social Header